Rekomendasi Jenis Lantai untuk Hunian Minimalis

Rekomendasi Jenis Lantai untuk Hunian Minimalis

Memiliki sebuah hunian yang nyaman dan indah merupakan dambaan banyak orang. Demi memuaskan ambisinya tersebut sebagian orang bahkan rela mengeluarkan dana yang tak sedikit. Jika memang mampu tidak masalah, tapi jika Anda membayarnya dengan cicilan (kredit) ada baiknya supaya memilih hunian yang harganya tak terlalu fantastis. Tidak mau bukan seumur hidup membayar cicilan yang tidak sedikit itu?

Lantai untuk Hunian Minimalis

Masalahnya, mahal murahnya hunian biasanya tergantung pada tipe rumah. Nah, supaya anggaran tak semakin membengkak ada baiknya Anda mensiasati dengan pemilihan interior yang sederhana (minimalis) saja. Sebagai contoh dalam pemilihan jenis keramik. Tak ingin monoton dan terkesan glamour, daripada menggunakan material marmer mungkin akan lebih ringan (biayanya) jika Anda memilih parket. Seperti apa keistimewaannya? Simak ulasan berikut.

 

Keistimewaan Lantai Parket

Bicara parket, kebanyakan orang menganggapnya sama saja dengan lantai kayu. Padahal kedua jenis lantai tersebut berbeda lho. Meski sama-sama terbuat dari kayu, keduanya tak bisa disamakan. Parket merupakan jenis dari lantai kayu yang dibuat dari bahan kayu solid dan kayu sintetis. Bedanya apa? Kayu solid sudah jelas kualitasnya lebih unggul karena memang dari 100 persen bahan kayu. Sedangkan lantai kayu parket sintetis memiliki kualitas di bawahnya. Namun bagian atasnya dilapisi dengan veener sehingga nampak seperti kayu sungguhan.

Mengenai harga, meski parket sintetis lebih murah, bahan dari kayu solid juga tidak terlalu mahal. Perbedaan harganya tidak terlalu jauh, sehingga Anda bisa melayangkan pilihan pada jenis solid kalau punya dana lebih. Menurut informasi terbaru parket dari kayu sintetis dibandrol dengan harga sekitar 125 ribu hingga 250 per satu meter persegi. Sedangkan yang dari kayu solid mulai 350 ribu hingga 600 ribu.

Terlepas dari bahan pembuatnya, tentu harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Mengingat, tak mudah memperoleh interior murah dengan kualitas oke dan tampilan menawan. Apalagi, jika Anda mendambakan konsep hunian minimalis bergaya klasik atau semacamnya, pasti padu padan lantai dengan furniture maupun interior lainnya menjadi semakin mantap.

Kekurangan Lantai dari Parket

Lantai dari Parket

Sayang seribu sayang, lantai kayu parket memiliki sederet kekurangan yang bikin sebagian orang berpikir ulang untuk memasangnya pada tiap sudut hunian. Pertama dari segi kelembapan. Lantai ini sangat rentan terhadapnya, oleh sebab itu sebaiknya hindari pemasangan parket pada tempat yang kelembapan udaranya tinggi. Terutama yang terbuat dari kayu sintetis. Tak hanya itu, lantai parket sintetis juga rawan diserang rayap.

Baca ini juga: Mengenal Model Gedung Formal Ruang Tertutup

Kedua, perihal pemasangan yang harus diperhatikan kebersihan dasar lantainya guna mencegah parket keropos atau lembap di kemudian hari. Selain itu, sebelum dipasang dasarnya harus diberi lapisan underlayer yang terbuat dari bahan foam atau plastik tipis. Lapisan tersebut berfungsi untuk menahan uap dari dasar lantai naik ke atas. Selanjutnya, material parket direkatkan dengan bahan yang disebut stairnosing.

Kendati demikian, kekurangan-kekurangan tersebut tetap bisa Anda siasati dengan perawatan dan pemasangan yang benar. Anda juga bisa tanyakan tips perawatan, bagaimana agar parket tahan lama dari umur seharusnya pada ahlinya. Dengan begitu, Anda jadi tak perlu terlalu khawatir mengenai kekurangan tersebut. Selain itu, tak lupa juga mengingatkan untuk tidak langsung terlena jika ada yang jual lantai parket murah di bawah harga pasaran karena ketahuilah, selalu ada harga di balik kualitas bukan? Jadi, jangan sampai terlena dengan embel-embel murah, maunya untung malah buntung deh.

adminmilo